Pengalaman Saya Mendapatkan Souvenir Custom dari Program Pendidikan Guru Penggerak
Saya adalah seorang guru yang mengajar di SMAN 2 Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Sehari-hari tugas saya adalah mengajar para siswa-siswi di sekolah.
Pekerjaan guru ini bagi saya adalah “panggilan jiwa“, karena saya sangat senang mengajar dan berbagi ilmu, dengan tujuan tulus dan mulia yaitu ikut membantu “mencerdaskan kehidupan bangsa“.
Di sela-sela aktivitas mengajar yang cukup padat, saya juga aktif mengikuti kegiatan-kegiatan sekolah, termasuk aktif mengikuti kegiatan seminar serta pelatihan/diklat seputar keguruan.
Bagi saya, mengikuti diklat/pelatihan sangat bagus sekali untuk pengembangan diri dan karir (keprofesian). Selain itu, bertujuan untuk menambah relasi, silaturahmi, dan juga untuk menambah wawasan secara luas.
Dipanggil Kepala Sekolah Untuk Mengikuti Pelatihan/Diklat
Suatu ketika saya tiba-tiba dipanggil oleh kepala sekolah untuk menemuinya. Sesampainya di ruangan beliau menyampaikan kepada saya agar mengikuti program pendidikan guru penggerak angkatan 11 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek).
Dan tanpa basa-basi ajakan kepala sekolah langsung saya iyakan. Karena bagi saya seorang guru penting juga selalu upgrade pengetahuan dan pengalaman terbaru (growth mindset) agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman yang selalu cepat.
Sebagai informasi bahwa pendidikan guru penggerak ini adalah program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) untuk menciptakan guru sebagai “pemimpin pembelajaran“.
Awal Mula Mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak
Sebelum menjalani program pendidikan guru penggerak ini, saya terlebih dahulu harus mendaftar untuk seleksi administrasi berupa mengisi kelengkapan berkas pendaftaran secara daring (mengisi Curriculum Vitae/CV) dan membuat Esai), seleksi wawancara, dan juga praktik mengajar (micro teaching) di depan para tim penyeleksi dari pusat.
Pada saat pengisian CV, ada hal-hal yang saya isi seperti kelengkapan berkas keguruan (NUPTK, validasi NIK, surat izin rekomendasi dari kepala sekolah/atasan, SK Pembagian Tugas Mengajar, pengisian pakta integritas, dan lain sebagainya).
Sementara itu, esai dibuat secara mandiri dengan menjawab pertanyaan secara langsung yang ada pada sistem seleksi online dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Selanjutnya setelah pengisian CV dan esai oleh pendaftar, maka hal yang harus ditunggu adalah pengumuman hasil seleksi. Hasilnya, saya lulus seleksi berkas administrasi, dan kemudian akan lanjut ke seleksi wawancara dan praktik mengajar (micro teaching). Praktik mengajar ini yaitu seorang guru harus memperagakan cara mengajar sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang sudah dibuat.
Setelah pengumuman seleksi administrasi, wawancara dan micro teaching, alhamdulillah saya lolos seleksi dan lanjut untuk mengikuti program pendidikan guru penggerak untuk beberapa bulan ke depan.

Program pendidikan guru penggerak ini saya jalani selama 6 bulan, terhitung pelaksanaannya mulai tanggal 13 Juni 2024 sampai dengan 11 Desember 2024.
Perjalanan Saya Selama Mengikuti Pendidikan Guru Penggerak
Selama mengikuti program pendidikan guru penggerak, saya akan bercerita tentang bagaimana program ini bisa saya ikuti dengan baik. Jadi program ini model pembelajarannya adalah “blended learning“, artinya ada tugas daring dan luring melalui kegiatan pertemuan (ruang kolaborasi, diskusi antar sesama peserta dan fasilitator (mentor) pada waktu dan jadwal yang sudah ditentukan oleh tim pusat dan daerah (BGP).
Untuk pembelajaran daring dalam kegiatan pendidikan guru penggerak ini, maka menggunakan aplikasi zoom meeting atau google meet, dilakukan biasanya selepas pulang sekolah antara pukul 15.30 sampai 17.30 WIB.

Saya biasanya melakukan zoom meeting ini di sekolah, selepas mengajar dan pastinya seru sekali, karena ada banyak ilmu dan hal-hal baru yang saya dapatkan. Termasuk materi-materi pembelajaran di guru penggerak seperti:
- Materi-materi umum seperti kebijakan kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi;
- Program pendidikan guru penggerak.
Serta materi pokok/inti pendidikan guru penggerak yang saya dapatkan seperti:
- paradigma dan visi guru penggerak;
- praktik pembelajaran yang berpihak pada peserta didik;
- pemimpin pembelajaran dalam pengembangan sekolah.
Serta materi tambahan dan penunjang seperti:
- pendampingan individu;
- pendampingan kelompok;
- tes awal (pretest); dan
- tes akhir (posttest).


Akhir Dari Perjalanan Panjang Mengikuti Pendidikan Guru Penggerak
Selesai juga perjalanan panjang selama 6 bulan mengikuti pendidikan guru penggerak ini, maka sudah saatnya kami diundang oleh pihak BGP Lampung untuk mengikuti acara seremonial berupa kegiatan seminar, panen raya dan juga pelantikan (pengukuhan) peserta yang lulus pendidikan.
Acara seminar, panen raya dan pengukuhan dilaksanakan secara serentak di setiap kabupaten/kota masing-masing peserta.
Karena saya sendiri di bawah naungan SMA di kabupaten Lampung Selatan, maka acara seminar, panen raya sekaligus pelaksanaan pengukuhan/pelantikannya dilaksanakan di Aula SMAN 2 Kalianda.

Acara pengukuhan pendidikan guru penggerak ini dihadiri oleh Bupati, Kepala BGP Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, fasilitator, tamu undangan, dan juga peserta pelatihan/diklat guru penggerak baik dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK/sederajat.

Dapat Souvenir Custom Selama dan Setelah Mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak
Setelah acara seminar, panen raya, dan pengukuhan pendidikan guru penggerak angkatan 11 ini, maka kami peserta pelatihan/diklat guru penggerak mendapatkan souvenir custom dari Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Lampung (sekarang: re-branding menjadi BGTK/Balai Guru dan Tenaga Kependidikan).
Bagi saya souvenir custom yang diberikan oleh pihak BGP (dengan berbagai bentuk dan warna) adalah bentuk apresiasi sekaligus penghargaan kepada seluruh peserta diklat/pelatihan guru penggerak yang sudah bersusah payah menjalani pendidikan selama 6 bulan.

Selain itu, souvenir custom yang saya dapatkan merupakan salah satu bentuk ucapan terima kasih dari Kementerian Pendidikan, kenang-kenangan (cideramata), yang tentunya sangat bermanfaat bagi saya.

Souvenir custom/souvenir event yang saya dapatkan antara lain seperti botol minum (tumbler) yang sangat berguna untuk mengisi air minum atau kopi saat bekerja sehari-hari di sekolah. Tas laptopnya bisa dipakai untuk membawa laptop saat akan mengajar di kelas.
Untuk kaos eksklusifnya terkadang bisa saya kenakan saat mengikuti event-event sekolah termasuk seminar, rapat, mengajar ekstrakurikuler dan kegiatan positif lainnya.
Dan tak lupa juga untuk totebag-nya bisa saya pakai untuk membawa kotak bekal makanan ketika mau ke sekolah. Karena biasanya membawa bekal saat ke sekolah jauh lebih praktis jika memakai totebag.
Pokoknya saya sangat senang sekali karena lumayan banget mendapatkan souvenir custom baik sebelum maupun setelah kegiatan program pendidikan guru penggerak. Istilah gampangnya, souvenir custom ini sangat membantu aktivitas saya sehari-hari.

Itulah mengapa bagi saya pentingnya sebuah acara pelatihan/diklat, seminar dan event-event kantor menyertakan atau souvenir custom untuk pesertanya, karena hal ini bisa menjadi hal yang berharga bagi seluruh peserta yang hadir/mengikuti kegiatan yang telah diadakan.
Oya, tidak lupa, selain saya mendapatkan souvenir custom dari kegiatan pendidikan guru penggerak ini, saya alhamdulillah juga mendapatkan sertifikat resmi yang menyangkut tentang kelulusan saya sebagai guru penggerak angkatan 11.
Berikut ini penampakan sertifikatnya:

Demikianlah artikel sederhana tentang pengalaman saya ketika mengikuti program pendidikan guru penggerak angkatan 11. Selain saya mendapatkan ilmu berharga tentu juga mendapatkan souvenir custom serta sertifikat pelatihan yang bisa saya pakai untuk keperluan keguruan dan keprofesian di lingkup sekolah maupun kedinasan. Terima kasih.

masyaallah selamat ya pak resmi menyandang gelar’ guru penggerak. semoga ilmunya semakin bermanfaat dan souvenir customnya bikin nambah semangat mengajar.
Iya mbak Annisa, makasih banyak 🙂
Pengalaman yang berkesan pastinya, bisa mengikuti program pendidikan guru penggerak. Jadi menambah wawasan serta insight, untuk bekal mengajar ke peserta didik di Sekolah.
souvenir custom memang sangat bikin happy ya. apalagi kegunaan setiap produknya pun ngebantu dalam aktivitas harian, totebag ngurangi penggunaan plastik, lebih ramah lingkungan. Pun dengan tumbler, kurangi penggunaan botol plastik.
Bener kak, saya merasa terbantu dan merasa dihargai ketika mengikuti suatu event/kegiatan/pelatihan mendapatkan souvenir custom ini. Sangat membantu sekali untuk memenuhi kebutuhan harian.
Salut pak Guru! Aku suka banget baca tulisan pak Guru ini loh. kerasa banget positive vibesnya sampe sini hehehe. Senangnya bisa gabung jadi Guru Penggerak ya Pak. Nggak hanya kaya ilmu tapi juga kaya kawan, wawasan dan tentunya pengalaman. Btw souvenirnya oke banget.
sehat selalu Pak!
Makasih ya mbak Bety 🙂 Saya bangga mbak bisa ikut bagian dari guru penggerak, ilmunya bisa langsung dipraktekkan di ruang-ruang kelas 🙂
Alhamdulillah dapat banyak ilmu dan relasi baru selama mengikuti PGP Angkatan 11 ya. Plus dapat beberapa souvenir custom pula. Semoga bisa terus bergerak dan menggerakkan serta berdampak, khususnya di SMAN 2 Natar
Iya mbak Nanik, alhamdulillah, pernah ikut program guru penggerak dari kementerian pendidikan. Seneng dan bangga bisa menjadi bagian guru yang selalu bergerak dan tergerak 🙂
Setujuuu…
Di era sekarang informasi dan teknologi berkemban pesat, jangan sampe guru2 ketinggalan ilmu dari siswa gen z / alpha.
Anak2 sekarang cepet bangeeet nangkep informasi dah…
Barakallaah ilmunya ya, Pak…
Iya makasih kak Suci.
Kayaknya udah banyak event yang bikin souvenir custom kayak gini ya. Nggak nyangka ternyata ikut jadi guru penggerak juga ada seleksinya ya. Bukan hanya seleksi administrasi lagi tuh. Tapi wajar sih ya kalau seleksinya dengan uji mengajar. Namanya juga guru.
Iya bener kak, souvenir custom ini sudah banyak dipake untuk acara/event2, seminar, diklat/pelatihan, gifts untuk karyawan baru, dan lain sebagainya. Pastinya biar bisa menjaga silaturahmi maupun mempererat hubungan antara si pemberi dan penerima.
wah keren souvenirnya
Ikut bangga dengan penjelasan Mas Wahid menjadi guru sebagai panggilan jiwa
Jadi ingat alm ayahanda yang menjadi guru karena panggilan jiwa juga, di sela sela waktu luang selalu menambah skill dan membaca buku
Iya kak alhamdulillah, bersyukur dan bangga rasanya saya bisa menjadi seorang guru. 🙂
Wuahhh banyak banget souvenirnya. Dari semua souvenir itu kayaknya favorit saya Tumbler deh. Lumayan buat bawa kopi saat kemana-mana. Kaosnya juga bagus tuh desainnya.
Iya bener kak, saya juga dapet botol tumbler. masih sering kupake sih tumblernya, untuk wadah air mineral, teh atau kopi. Cocok menemani aktivitas sehari-hari saat mengajar di sekolah 🙂
Jadi gak perlu beli tumbler juga kan mas. Alhamdulillah bisa hemat. Senangnya terima souvenir tuh kalau pas yang memang dibutuhkan, apalagi kalau kualitasnya baik.
Iya kak Andy, tumbler custom dari event2 yang saya ikutin memang juga banyak di lemari dapur. Tapi seringnya saya pake memang untuk wadah minum/kopi pas ngajar di sekolah.
Wow lumayan lama juga ya pelatihannya? Selama 6 bulan diselenggarakan secara hybrid.
Pastinya banyak pengetahuan dan juga menambah networking ya pak guru 😀
Paling suka kalau ke event gitu dapat souvenirnya sih yaa 😀
Selain buat kenang2an juga lumayan kalau barang yang dikasi belum punya hehe 😀
Iya kak, alhamdulillah 6 bulan ikut belajar di program guru penggerak bersama guru-guru se-Lampung Selatan. Dapet souvenir custom juga. Seneng banget hehe. Sangat bermanfaat apalagi botol tumblernya, bisa untuk bawa minum atau kopi pas ke sekolah.
Bagus-bagus ya Pak souvernirnya. Ini bentuk apresiasi terhadap pak guru yang sudah mendedikasikan waktu dan hidupnya buat mencerdaskan kehidupan bangsa. Sehat dan semoga berkah hidupnya buat semua guru di mana pun berada
Makasih kak Lia atas supportnya. Iya souvenir dari hasil diklat atau pelatihan Guru Penggerak. Lumayan, Ternyata sangat bermanfaat. Alhamdulillah 🙂
Alhamdulillah selesai sudah programnya. Selamat Mas atas kelulusannya sebagai guru penggerak angkatan 11. Barakallah fii ilmi. Semoga ilmu dan pengalamannya bisa bermanfaat bagi sesama. Bagus sekali ini souvenir custom dari program pendidikan guru penggerak. Barang-barang yang bermanfaat buat sehari-hari nih..
Iya, makasih mbak Dian atas ucapannya. Insha Allah ilmu yg diperoleh akan dibagikan ke sesama. Aamiin 🙂
dapat souvenir custom memang gereget sih, karena kita sebagai peserta jadi lebih bersemangat untuk mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat dari seminar dan jadi pengalaman yang berkesan
Bener mbak, dapet souvenir custom dari setiap mengikuti acara/seminar/diklat pelatihan jadi lebih berkesan ya hehe 🙂
Pak Wahid, saya loch sempat ikutan seleksi tapi kagak lolos. Syedih. Sekarang malah programnya sudah distop.
Iya bener pak guru, sekarang Kemendikdasmen sedang fokus ke program “Pembelajaran Mendalam bagi Guru”. Alhamdulillah saya juga sudah ikut dan sudah dapet sertifikatnya.
Iya pak Guru, dulu seleksi Pendidikan Guru Penggerak (PGP) aja serentak Nasional, seleksinya ketat banget. Hehe.
Naksir tumblernya, hehehe
Bagus ya program pendidikan guru peenggerak ini
Program yang membuat guru selalu diasah dan ditambah skill serta pengetahuan, agar bisa menyiapkan peserta didik yang siap menghadapi persaingan global
Iya kak, program yang bagus untuk meningkatkan pedagogik guru dalam mengajar di kelas.
Dapat ilmunya, dapat pula souvenirnya. Keren banget tuh. Favoritku sudah pasti tumbler sih. Bisa buat bekal minum kemana-mana.
Iya kak Yuni. Bonus aja sih kalo souvenir. Bentuk apresiasi penyelenggara terhadap peserta.
selamat atas pengalaman baru nya ya pak guru. semoga ilmu nya bisa diterapkan sesuai kondisi dan kemampuan lingkungan pendidikan.
serta bermanfaat dan barokah selamanya. amin
Makasih mbak Nia, semoga ilmu yang pernah saya dapatkan selama program Pendidikan Guru Penggerak bisa saya terapkan kepada sesama rekan guru dan juga siswa.
Seru banget perjalanan ikut Kemendikbudristek selama enam bulannya mas. Keren banget program guru penggeraknya. Wajar kalau kenang-kenangannya terasa spesial.
Alhamdulillah ya… tumbler, totebag, dan tas laptopnya benar-benar dimanfaatin buat aktivitas ngajar. Jadi, suvenirnya kepake banget dan fungsional.
Iya mbak kepake semua souvenir custom dari pendidikan guru penggerak, alhamdulillah. 🙂
Ikut bangga sebagai wakil sekolah menjadi Guru Penggerak. Pengalaman berharga, menambah ilmu, dapat souvenir keren, dan sertifikat. Selamat bertugas dan jadi Pemimpin Pembelajaran di masa depan.
Iya mbak, triple2 lebih malahan dapetnya, dapet ilmu, pengalaman, sertifikat dan souvenir cantiknya juga dari program pendidikan guru penggerak.
Kereen pak bisa ikutan program pendidikan guru penggerak. Ternyata ada seleksi juga sampe ngirim CV dan bikin esai. Kirain langsung aja dikirim perwakilan sekolah. Terus ada pelantikan juga setelah mengikuti program. Pasti makin berkesan nih. Souvenirnya juga lucuu. Selamat pak, semoga makin sukses dan ilmunya jadi jariyah.
Iya mbak, Alhamdulillah sudah saya ikuti program guru penggerak, dan sudah lolos sampai dapet sertifikat. Dapet pengalamannya seru, juga eitss souvenir customnya sangat bermanfaat dari program guru penggerak ini 🙂 mantap
Subhanallah, ikut senang dan bangga membaca artikel pak guru, inspiratif juga. saya setuju ya kalau mengikuti pelatihan tuh penting banget untuk pengembangan diri dan karir. Terutama mengubah kebiasaan dan pov, yang terpenting membangkitkan semangat, terkadang semangat yang kerap datang pas lagi lesu-lesunya. Btw, pastinya akan ingat selalu souvenir dari program pendidikan guru penggerak, asa rasa bangga ketika di kenakan ya.