Wahid Priyono

Blogger

Web Designer

Freelancer

Teacher

Writer

Content Creator

Badminton Lovers

Wahid Priyono

Blogger

Web Designer

Freelancer

Teacher

Writer

Content Creator

Badminton Lovers

#BlogPost

Peran Guru Biologi Terhadap Bimbingan dan Konseling di Sekolah

6 Desember 2020 Edukasi

Siswa remaja adalah sosok pribadi yang labil, di masa remaja siswa condong ingin mengetahui segala sesuatu yang belum ia ketahui. Dimasa ini pula siswa biasanya gemar mencoba segala sesuatu yang menarik bagi mereka tanpa memperhitungkan dampak yang akam timbul akibat dari perbuatan tersebut, sehingga terciptalah suatu pola tingkah laku yang disebut dengan kenakalan remaja (siswa). Kenakalan tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman pada diri sendiri, dan kurangnya pengetahuan. Oleh sebab itu siswa harus memiliki pemahaman yang baik sehingga ia akan terbentuk menjadi pribadi yang baik, yang mampu menyelesaikan permasalah pada dirinya sendiri dan permasalahan lingkungan disekitarnya. Di dalam bimbingan konseling dikenal adanya fungsi pemahaman.

Fungsi/tugas pemahaman yang dimaksud yaitu Fungsi Bimbingan dan Konseling yang akan menghasilkan pemahaman tentang sesuatu oleh pihak-pihak tertentu sesuai dengan keperluan pengembangan siswa, pemahaman ini mencakup :

  • Pemahaman tentang diri siswa, terutama oleh siswa sendiri.
  • Pemahaman tentang lingkungan (termasuk di dalam lingkungan keluarga dan sekolah) terutama oleh siswa sendiri, orangtua, guru, dan guru pembimbing. 
  • Pemahaman tentang lingkungan yang lebih luas (terutama di dalamnya informasi pendidikan, jabatan/pekerjaan dan/atau karier dan informasi budaya/nilai-nilai terutama oleh siswa.

Disamping dikenal adanya fungsi-funsi, dalam bimbingan konseling juga dikenal adanya berbagai jenis layanan dan kegiatan perlu dilakukan sebagai wujut penyelenggaraan bimbingan dan konseling terhadap sasaran layanan, yaitu peserta didik. Jenis layanan tersebut perlu terselenggara sesuai dengan fungsi-fungsi bimbingan konseling.

Salah satu jenis layanan adalah layanan pembelajaran. Layanan pembelajaran yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik mengembangkan diri berkenaan  dengan sikap dan kebiasaan belajar yang baik. Materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajar lainnya, sesuai dengan perkembangan ilmu, teknologi dan kesenian. Materi kegiatan layanan bimbingan belajar meliputi :

  • Mengembangkan pemahaman tentang diri, terutama pemahaman sikap, sifat, kebiasaan, bakat, minat, kekuatan-kekuatan dan penyaluran, kelemahan-kelemahan dan penaggulangan , serta usaha-usaha pencapaian cita-cita / perencanaan masa depan.
  • Mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bertingkah laku dalam hubungan sosial dan teman sebaya, guru dan masyarakat luas.
  • Mengembangkan sikap dan kebiasaan dalam disiplin belajar dan berlatih secara efektif dan efisien.
  • Teknik penguasaan materi pelajaran, baik ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian.
  • Membantu memantapkan pilihan karier yang hendak dikembangkan melalui orientasi dunia kerja dan perguruan tinggi yang sesuai dengan karier yang hendak dikembangkan .
  • Orientasi belajar diperguruan tinggi.
  • Orientasi hidup berkeluarga.

Layanan pembelajaran adalah suatu interaksi  belajar mengajar dari guru ke siswa, guna menyampaikan pengetahuan baru dan memberikan pemahaman kepada siswa.  Sebagai seorang pendidik, guru tidak hanya dituntut untuk memberikan pelajaran saja namun juga diharapkan dapat membimbing para siswanya. Dengan memahami  fungsi pemahaman bimbingan konseling, tentunya diharapkan guru dapat memberikan bantuan psikologis secara tepat dan benar, melalui proses hubungan interpersonal yang penuh kehangatan dan keakraban sehingga melalui pembelajaran yang diberikan guru siswa dapat memahami tentang dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Guru biologi dapat memberikan kontribusinya  dalam layanan pembelajaran yang berkenaan dengan fungsi pemahaman siswa, dengan cara menyelipkan pesan-pesan moral disela-sela materi pelajaran biologi yang berkenaan dengan pemahaman siswa tersebut, sehingga siswa akan mengerti dan akan  berguna bagi perkembangan siswa kedepannya. Peranan guru biologi dan kontribusinya untuk memberikan layanan pembelajran yang berkenaan dengan fungsi pemahaman kepada siswa adapat dijabarkan dalam materi-materi ajar, contoh  diantaranya adalah sebagai berikut :

Dalam memberikan pelajaran mengenai bahaya rokok bagi tubuh manusia, guru bioogi dapat menjelaskan kandungan-kandungan rokok ada didalam nya, dan dampak-dampak negative apa saja yang timbul akibat kebiasaan merokok. Contoh nya saja dijelaskan perokok pasif lebih besar terkena dampak negativenya dari pada perokok aktif, contoh lain adalah bahan yang terkandung didalam rokok adalah nicotin yang berasal dari daun tembakau ( Nicotiana tabacum ) nicotin dapat menjadi racun dalam tubuh, dan mengganggu system kerja jantung, menyebabakan kangker, gangguan kehamilan, dan impotensi.

Melalu informasi pembelajaran itu, siswa dapat memahami bahwa merokok adalah  kebiasaan buruk yang tidak baik bagi kesehatan mereka.  Diharapkan melalu pemahaman tersebut  siswa menjadi sadar untuk tidak merokok mengingat dampak-dampak negative yang ditimbulkan dari rokok, sehingga akan membantu dlam pembentukan sikap siswa. siswa (remaja) menyadari peraturan sekolah untuk tidak merokok diterapkan untuk kesehatan mereka juga, dengan demikian siswa dapat mematuhi peraturan berlandaskan pemahaman bagi diri mereka sendiri.

Contoh lain adalah dalam memberikan pelajaran biologi mengenai system reproduksi guru dapat menerangkan mengenai siklus menstruasi,bahwa siklus menstruasi pada wanita normal berkisar antara 28-32 hari ,guru juga dapat menjelaskan efek-efek saat sedang mengalami menstruasi seperti pusing, nyeri, lemas, dan sakit perut.  Efek-efek tersebut disebabkan oleh kontraksi otot uterus saat meluruhnya dinding sel uterus, dan itu normal terjadi, guru juga dapat menerangkan bahaya dari aborsi dan bahaya free seks juga dapat dikaitakan dengan penyakit AIDS..

Melalui pembelajaran itu siswa dapat memahami bahwa siklus menstruasi yang normal terjadi berkisar antara 28-32 hari, jika mereka merasa siklusnya keluar dari jalur tersebut mereka bisa memeriksakannya kedokter. Melalui pembelajaran itu juga mereka dapat mengetahui efek-efek dari menstruasi yang sering dialami meraka saat haid diakibatkan oleh apa, dan ternyat efek itu normal sehingga mereka menjadi paham terhadap apa yang sedang meraka alami. Dengan begitu diharapkan dapat mengurangi tingkat kecemasan meraka saat mengalami haid. Kemudian melalui pembelajaran tersebut siswa juga dapat mengetahui bahaya aborsi bagi kesehatan, bahaya AIDS, dengan begitu diharapkan siswa dapat terhindar dari pergaulan bebas. Secara keseluruhan diharapkan phisikis mereka dapat berkembang dengan baik sehingga terbentuk pribadi yang baik pula.

Contoh lain adalah dalam menjelaskan sistem  pencernaan manusia guru dapat menjelaskan kadungan makan yang baik seperti apa, ( 4 sehat 5 sempurna) , macam-macam vitamin, kegunaan dan berbagai macam sumber vitamin, kemudian guru juga dapat  menjelaskan bahaya dari kekurangan kadungan-kandungan tersebut. Dapat menyebabkan penyakit  apa saja. Guru juga dapat menjelaskan pola makan yang baik.

Melalui informasi pembelajaran tersebut siswa dapat memahami bagaimana system pencernaan yang baik. Dan bagaimana memperolehnya. Diharapkan setelah siswa memahami nya siswa dapt menerapkannya kedalam kehidupan sehari-hari, dengan cara mengikuti pola  makan yang teratur, banyak mengonsumsi vitamin dan sebagainya.  Melalui pemahaman itu juga diharapkan sisiwa dapat membantu permasalah orang-orang sekitar nya.

Contoh lain :  saat menjelaskan mengenai keanekaragaman lingkungan, guru dapat menjelaskan mengenai macam-macam potensi laut, potensi gunung, penyebab pemanasan global, akibat pemanasan global, guru juga dapat menjelaskan penyebab banjir, akibat gundul nya hutan dan manfaat reboisasi.

Melalui pemahaman itu siswa dapat memahami bahwa keadaan lingkungan sekarang, dan diharapkan siswa akan prihatin  terhadap lingkungan dan mereka akan tumbuh menjadi generasi yang peduli akan lingkungan dan budaya.

Guru biologi juga bisa mengkaitkan materi pelajarannya dengan berbagai macam pentyakit seperti TBC dan DBD yang sedang marak di lingkungan sekitar. Dengan begitu siswa dapat paham dan dapat menerapkan pola hidup sehat baik itu bagi diri nya maupun bagi lingkungan sekitarnya.

Itulah diantaranya contoh peranan guru biologi dalam memberikan layanan pembelajaran yang berkaitan dengan fungsi pemahaman siswa. Diharapkan melalui pemahaman ini dapat membantu perkembangan diri siswa menjadi pribadi yang tidak bermasalah, dapat terhindar deri perbuatan buruk yang semakin lama semakin menjadi-jadi dikalangan siswa seperti : merokok,  free seks, aborsi dan tidak peduli terhadap lingkungan.

Write a comment