Wahid Priyono

Blogger

Web Designer

Freelancer

Teacher

Writer

Content Creator

Badminton Lovers

Wahid Priyono

Blogger

Web Designer

Freelancer

Teacher

Writer

Content Creator

Badminton Lovers

#BlogPost

Mobile JKN Dalam Genggaman

30 Mei 2021 Health
Mobile JKN Dalam Genggaman

Setiap orang berkewajiban ikut mewujudkan, mempertahankan, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya (pasal 11). Setiap orang berkewajiban menghormati hak orang lain dalam upaya memperoleh lingkungan yang sehat, baik fisik, biologi, maupun sosial (pasal 10)

Undang-undang No. 36 tahun 2009

Di tengah munculnya pandemi COVID-19 saat ini, sayangnya hampir setengah populasi penduduk dunia tidak dapat memperoleh layanan kesehatan yang memadai menurut laporan Bank Dunia dan WHO. Situasi inilah yang menempatkan sejumlah negara berada di posisi rendah dalam indeks kesehatan pada tahun 2020. Indonesia rupanya juga berada pada posisi yang kurang menguntungkan. Dalam indeks kesehatan global terakhir (tahun 2020), Indonesia berada di posisi ke-97 dari 149 negara menurut laporan The Legatum Prosperity Index 2020.

Indeks kesehatan ini didasarkan pada kesehatan fisik, mental, infrastruktur kesehatan dan perawatan guna pencegahan berbagai wabah atau penyakit. Dibandingkan Singapore, misalnya, posisi Indonesia sangatlah jauh tertinggal.

Rendahnya indeks kesehatan di atas juga dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti misalnya:

  • pendidikan masyarakat yang masih rendah;
  • faktor kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan sosial;
  • kesadaran akan pentingnya kesehatan masih rendah;
  • akses informasi kesehatan yang dilakukan oleh masyarakat masih belum banyak;
  • mudahnya masyarakat termakan berita hoax tanpa bukti-bukti yang otentik berdasarkan fakta nyata di lapangan;
  • pelatihan, seminar-seminar/penyuluhan kesehatan terhadap masyarakat yang masih minim;
  • literasi asuransi kesehatan yang masih minim;
  • literasi keuangan masih minim;
  • literasi harian seperti menulis, membaca, dan menganalisis data/fakta yang beredar masih rendah;
  • tidak mempunyai rekening bank (unbanked) sehingga mempersulit ruang gerak masyarakat untuk melakukan transaksi digital baik dengan pihak perbankan, pusat layanan kesehatan, maupun dengan lembaga keuangan lainnya;
  • anggapan dan stigma keliru di kalangan masyarakat menengah ke bawah bahwa berobat di rumah sakit itu mahal dan perlu uang yang banyak untuk berobat ke dokter.

Masalah-masalah seperti di atas sudah semestinya perlu kita berikan solusi secara bersama agar pembangunan sumber daya manusia Indonesia semakin baik antar lintas generasi, termasuk perbaikan mutu kesehatan masyarakat. Namun untuk mewujudkan itu semua, maka perlu adanya kerjasama antara pihak pemerintah, tenaga kesehatan/pihak medis, dan masyarakat itu sendiri. Caranya yaitu dengan melakukan pemerataan kesehatan yang berkeadilan antar lintas sektor di semua lini kehidupan.

Pemerataan Kesehatan Bagi Masyarakat

Untuk mencapai visi pemerintah Indonesia 2045 yang berdaulat, maju, adil dan makmur maka saya jadi teringat dengan ucapan bapak Presiden Joko Widodo, seperti yang saya kutip dari kata pengantar dalam file berjudul “Indonesia 2045, Berdaulat, Maju, Adil dan Makmur, bahwa dalam sambutannya beliau berkata: “Kita ingin Indonesia menuju tahun 2045 menjadi negara maju dan salah satu 5 kekuatan ekonomi dunia dengan kualitas manusia yang unggul serta menguasai Ilmu pengetahuan dan teknologi, kesejahteraan rakyat yang jauh lebih baik dan merata, serta ketahanan nasional dan tata kelola kepemerintahan yang kuat dan berwibawa“.

Pemerataan pembangunan manusia dan infrastuktur yang merata dan berkeadilan adalah proyek besar yang sudah direncanakan jauh-jauh hari oleh bapak Presiden kita yaitu Pak Jokowi, termasuk upaya-upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang jauh lebih baik, maka perlu kiranya untuk melakukan pemerataan kesehatan dari hulu ke hilir.

Daerah-daerah Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T) dengan jangkauan fasilitas kesehatan (faskes) dan tenaga kesehatan yang masih minim tentunya menjadi kendala tersendiri yang problemnya perlu segera diselesaikan. Program kesehatan gratis dengan tipe masyarakat dengan penghasilan rendah penting dipikirkan sehingga masyarakat tidak terbebani dengan anggaran berobat ke rumah sakit yang menurut anggapan mereka masih mahal dan perlu uang banyak untuk pergi ke dokter.

Selain itu, menggunakan strategic purchasing yang selama ini sudah dilakukan oleh pemerintah melalui tangan resminya yaitu BPJS Kesehatan ini sangat bagus karena membantu mendorong percepatan digitalisasi dan perlu kita apresiasi bersama. Strategic Purchasing mempunyai arti melakukan purchasing dengan memperhitungan beberapa hal seperti keadilan dalam distribusi sumber daya, efisiensi dalam penggunaan dana/anggaran, memberikan akses dan pelayanan berbasis kebutuhan, adanya jaminan mutu pelayanan, dan melindungi masyarakat secara finansial. Ini artinya bahwa BPJS Kesehatan dalam pelaksanaannya tetap mempertimbangkan kesejahteraan rakyat.

Berdasarkan gambar di atas, ada 4 kelompok yang akan dikembangkan kapasitasnya demi kesejahteraan rakyat untuk memperoleh akses dan pelayanan kesehatan dari BPJS. Pertama, pihak BPJS sebagai purchaser dan sekaligus badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) berdasarkan amanat UU No.24/2011 akan mengakomodasi semua pelayanannya demi kepentingan masyarakat. Masyarakat akan mendapatkan akses dan layanan kesehatan baik secara langsung (datang ke rumah sakit, dan layanan kesehatan lainnya). Selain itu, pemberi pelayanan, pemerintah dan masyarakat juga akan mendapat dampak positif dari kebijakan strategic purchasing ini.

Kedua, Pemerintah yang terdiri atas Kementerian Kesehatan: National Case Mix Center-P2JK, Staf Program Prioritas (HIV/AIDS, Immunization, malaria, MCH, nutrition, TB), MoH (DG of Yankes); Kementerian Keuangan dan berbagai lembaga lain di pemerintahan Pemerintah Daerah juga turut serta membantu dan mendukung jalannya program strategic purchasing dari BPJS.

Ketiga, Pemberi Pelayanan Kesehatan Swasta dan Pemerintah di level Primer dan Tingkat Lanjut (RS), Asosiasi Lembaga Pelayanan, Perhimpunan Profesi juga ikut melakukan inisiasi pembangunan sumber daya manusia juga mereka ikut serta melalui kegiatan pemerataan kesehatan di daerah-daerah terpencil (3T), pemenuhan kebutuhan masyarakat dan pelayanan kesehatan, penyuluhan, dan bimbingan di tengah-tengah masyarakat.

Keempat, Masyarakat akan mendapatkan imbas dari kebijakan BPJS yang sudah direncanakan sehingga memudahkan masyarakat untuk menjangkau semua layanan yang tersedia di BPJS kesehatan baik secara online (dengan aplikasi JKN mobile, misalnya), atau melalui layanan offline dengan langsung berkunjung ke rumah sakit rujukan.

Selain dengan strategic purchasing untuk akselerasi pelayanan BPJS yang semakin kuat seperti dijelaskan di atas, akselerasi #DigitalisasiBPJSKesehatan dapat ditempuh melalui sarana digital marketing melalui sosial media serta pembuatan fitur aplikasi online yang bisa diinstal secara cuma-cuma oleh masyarakat melalui hapenya. Hal ini tentunya bertujuan agar jangkauan informasi seputar kesehatan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat baik yang tinggal di pelosok (daerah 3T) maupun yang ada di wilayah perkotaan. Sehingga dampaknya masyarakat tentunya akan semakin mudah untuk mengakses layanan kesehatan walaupun hanya dalam genggaman (menggunakan hape smarthphone) yang mereka miliki.

Kabar baiknya, bahwa pihak BPJS memang sudah membuat suatu inovasi terkeren yaitu aplikasi Mobile JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang bisa langsung didownload dan diinstal di hape smartphone yang mereka miliki.

Mobile JKN Dalam Genggaman Tangan

Mobile JKN merupakan platform digital yang dibuat oleh pihak BPJS untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan terhadap masyarakat pengguna yang terdaftar di BPJS Kesehatan/JKN-KIS, baik untuk mereka yang tinggal di daerah desa maupun perkotaan.

Aplikasi Mobile JKN dapat dengan mudah diunduh oleh masyarakat Indonesia dimanapun berada melalui google playstore maupun di App Store.

Tentunya banyak sekali manfaat bagi masyarakat yang menggunakan Aplikasi Mobile JKN, diantaranya jika lupa membawa kartu JKN-KIS, maka mereka bisa memanfaatkan aplikasi Mobile JKN ini melalui perangkat gawai handphone yang sudah terunduh. Selain itu, kemudahan dalam mengganti Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) semakin gampang melalui aplikasi Mobile JKN ini. Selain itu, kemudahan lain yang diperoleh antara lain:

  • kemudahan dalam pendaftaran menjadi anggota JKN-KIS;
  • kemudahan dalam mengubah data jika diperlukan;
  • mendapat antrean online di berbagai fasilitas kesehatan secara cepat dan mudah;
  • memudahkan dalam aktivitas pengecekan nominal tagihan serta pembayaran;
  • kemudahan dalam mengecek dan melakukan pengaduan saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan;
  • Kemudahan dalam mencari daftar dokter untuk berbagai kebutuhan seperti konsultasi, dan lain sebagainya.

Banyaknya kemudahan-kemudahan yang dirasakan oleh masyarakat dengan memanfaatkan JKN mobile ini tentu saja akan berdampak kepada percepatan digitalisasi BPJS Kesehatan. Untuk memperoleh kemudahan akses layanan kesehatan dari BPJS, silakan teman-teman bisa mengunduh dan instal aplikasi mobile JKN di hape smartphone yang teman-teman miliki dengan klik link berikut ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=app.bpjs.mobile&hl=en&gl=US.

Oya, di akhir tulisan saya tentang JKN Mobile ini, maka saya juga tidak lupa memberikan usul kepada pihak BPJS Kesehatan agar selain menciptakan teknologi mobile yang dalam genggaman ini, maka penting juga BPJS Kesehatan melakukan pendampingan, bimbingan/penyuluhan, serta pelatihan di desa-desa supaya masyarakat yang belum tersentuh dengan teknologi internet tentu saja akan merasakan dampak positif akan hadirnya mobile JKN ini. Selain itu, dengan adanya aplikasi Mobile JKN ini juga diharapkan pemerataan kesehatan di Indonesia akan semakin cepat.

Sumber Referensi Pendukung Tulisan:

Taggs:
71 Comments
  • Icha Marina Elliza 6:48 pm 31 Mei 2021 Balas

    Syukur sekali BPJS sudah ada aplikasi JKN Kis yang memudahkan masyarakat ya mas.
    Memang bener yang mas bilang, selain dengan adanya aplikasi sebaiknya di daerah pelosok seperti desa, maunya ada pendamping yang mengajari warga agar mendapatkan layanan maksimal dari aplikasi JKN tersebut.

    • Wahid Priyono 5:33 pm 1 Juni 2021 Balas

      Alhamdulillah ya kak, berkat adanya JKN-KIS dari BPJS semua masyarakat jadi mudah dalam memperoleh akses kesehatan dan juga layanan kesehatannya. Semoga BPJS ke depannya makin sukses dan maju supaya akses kesehatan masyarakat semakin merata serta sejahtera dari hulu ke hilirnya. Aamiin.

      • Jamilatul Istiqomah 8:25 pm 1 Juni 2021 Balas

        Saya juga mendapatkan BPJS dari pemerintah, saya juga termasuk warga pelosok hehe meskipun sudah ada apps yg memudahkan tapi juga butuh sosialisasi juga hhee

        • Wahid Priyono 11:01 am 2 Juni 2021 Balas

          Iya betul kak, jujur kak saya juga sebagai warga pelosok desa butuh banget nih sosialisasi dan penyuluhan tentang aplikasi Mobile JKN. Pastinya seru ya kak kalo semua warga disuruh bawa hape, terus petugas BPJS di daerah menyuruh warganya instal aplikasi Mobile JKN. Hehe, gak kebayang bakalan rame dan bikin warga desa makin melek teknologi digital dari BPJS. Soalnya jarang2 sih ada sosialisasi kayak gini di desa saya. Hehe…

    • Laela Dzuhria Wahyudo 3:39 pm 3 Juni 2021 Balas

      Iya ya mas, terkadang orang-orang di sini suka abainya akan kesehatan. Ketika merasa sehat terkadang menunggak hingga berbulan-bulan, saat sakit baru kelabakan.

      Alhamdulillah banget ada Mobile JKN, jadi mempermudah kita saat kartu BPJS tertinggal. Jadi ingat jaman lahiran th 18, hqmpir ditolak sama admin RS karena kartu bpjsku tertinggal, untung suami hapal nomor kartunya, dan bisa diakses. Mungkin kalau sudah ada mobil JKN, tidak akan adu argument dg admin RS, karena pihak RS membutuhkan fisiknya meskipun bisa log in dg nomor kartuku.

      • Wahid Priyono 3:42 pm 3 Juni 2021 Balas

        Bersyukur sekali ya kak ada BPJS, kita rakyat menengah ke bawah jadi merasa terbantu…

  • Yustrini 9:31 pm 31 Mei 2021 Balas

    Saya juga sudah menggunakan aplikasi BPJS jadi makin simple. Semoga masyarakat jadi makin terbantu dengan layanan dari BPJS ini

    • Wahid Priyono 5:35 pm 1 Juni 2021 Balas

      Wah, jika semua masyarakat Indonesia punya kartu atau aplikasi JKN mobile yang sudah terintegrasi dengan berbagai layanan kesehatan tentu secara otomatis akan menyentuh semua lapisan masyarakat ya kak baik dari kelas atas maupun menengah ke bawah. Semakin keren saja ya inovasi dari BPJS Kesehatan !!!

  • Indri Ariadna 4:09 pm 1 Juni 2021 Balas

    Sekarang wajib ya harus punya BPJS. Memang, bermanfaat banget untuk masyarakat terutama untuk manfaat kesehatan karena iurannya sangat terjangkau.

    • Wahid Priyono 5:37 pm 1 Juni 2021 Balas

      Iya betul kak Indri, iuran BPJS juga sangat terjangkau ya, dan tentunya bisa kita pakai sesuai kebutuhan masing-masing personal. Dengan BPJS maka sama saja kita sudah punya asuransi kesehatan yang legalitasnya dapat dipercaya karena di bawah naungan pemerintah.

  • supadilah 8:36 am 2 Juni 2021 Balas

    Kesehatan memang menjadi keperluan seluruh masyarakat. Syukurlah, JKN bisa diakses dari smartphone saja sehingga kalau punya keperluan, nggak harus ke kantornya. Waktu semakin efektif. orang juga bisa sedikit berkurang aktivitas di luarnya. Terima kasih informasi yang sangat bermanfaat ini, Mas

    • Wahid Priyono 7:30 am 3 Juni 2021 Balas

      Sama-sama mas Supadilah, salam sukses juga ya untuk dirimu. Yups, Mobile JKN saya pun sudah instal di hape, jadi mau bayar BPJS dll jadi semakin gampang dan mudah hanya lewat gawai saja, jadi lebih praktis ya kan? keren nih mobile JKN dalam genggaman..

  • Mutia Ramadhani 9:55 am 2 Juni 2021 Balas

    Saya sudah pakai mobile JKN dong. Di Bali bahkan sudah bisa daftar antrean berobat peserta BPJS menggunakan WA saja. Jadi, gak perlu antre bejibun di rumah sakit. Gini dong BPJS Kesehatan, mengikuti perkembangan transformasi digital.

    • Wahid Priyono 7:32 am 3 Juni 2021 Balas

      Sama kak, jadi lebih gampang ya kak, karena mobile JKN bisa langsung bisa terinstal di hape kita masing2. Jadi mau bayar2 BPJS, dan melihat2 faskes, baca artikel kesehatan jadi gampang dalam satu aplikasi mobile JKN ini. Dengan mobile JKN ini sangat diharapkan bisa mempercepat digitalisasi BPJS Kesehatan dari hulu ke hilir sehingga pemerataan kesehatan dan pencapaian visi Indonesia emas 2045 bisa terwujud, aamiin…

  • Rizky Kurnia Rahman 10:03 am 2 Juni 2021 Balas

    Indonesia ini kalau disurvey secara internasional, kok rata-rata selalu rendah ya? Termasuk untuk indeks kesehatan ini. Yang jelas, ini tantangan bagi semua. Tidak semua pemerintah, tetapi bagaimana masyarakatnya ikut memasyarakatkan gaya hidup sehat juga. Sehat itu memang bukan segalanya, tetapi tanpa kesehatan, segalanya tidak berarti apa-apa.

    • Wahid Priyono 7:36 am 3 Juni 2021 Balas

      Hallo ka Rizky, analisis saya bisa jadi negara kita ini besar dengan jumlah rakyat yang banyak, maka perlu juga penanganan yang besar termasuk jumlah tenaga kesehatan, termasuk kesediaan fasilitas kesehatannya juga besar.

      Bisa kita bayangkan jika faskes dan tenaga kesehatan sedikit dan jumlah rakyat besar maka akan ada ketimpangan dan harus segera dipikirkan bersama supaya semuanya sama-sama seimbang (balance) sehingga kesehatan akan merata ke depannya.

      Btw, kita berdoa bersama saja, semoga ke depannya Indonesia benar-benar bisa terus bangkit dan perbaikan mutu/indeks kesehatan yang lebih baik.

  • bang iyus 10:37 am 3 Juni 2021 Balas

    yup mobile JKN ini memudahkan usersnya untuk mendapatkan informasi seputar BPJS.. saya juga udah pasang dan sangat membantu banget….

    • Wahid Priyono 3:42 pm 4 Juni 2021 Balas

      Alhamdulillah kalo sudah pasang mobile JKN di hape, jadi gampang nih kak kalo mau bayar iuran BPJS-nya. Ayok kak ajak teman dan keluarga untuk instal juga nih aplikasi mobile JKN-nya.

  • nurulrahma 11:08 am 3 Juni 2021 Balas

    Bangga banget ama BPJS!
    Selalu memahami kebutuhan konsumen, ya.
    malah sekarang sudah ada inovasi terkeren yaitu aplikasi Mobile JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang bisa langsung didownload dan diinstal di smartphone

    makin mantuuullll

    • Wahid Priyono 3:38 pm 4 Juni 2021 Balas

      Iya kak, mobile JKN kudu download dan instal di hape tuk berbagai kebutuhan kesehatan.

  • Nanik Nara 2:24 pm 3 Juni 2021 Balas

    Banyak sekali ya faktor yang mempengaruhi rendahnya indeks kesehatan di negara kita. Semoga saja pemerintah bisa mengurai dan memperbaikinya. Tentu saja pemerintah nggak bisa bekerja sendiri. Kita sebagai blogger juga bisa membantu, salah satu caranya dengan menyebarkan informasi penting seperti dalam tulisan ini

    • Onny Putranto 8:01 pm 3 Juni 2021 Balas

      Tujuan pembuatan aplikasi mobile JKN salah satunya adalah memudahkan user dalam memilih faskes, namun masih ada beberapa fitur yg perlu diperbaiki salah satunya susahnya reset password di aplikasi ini.

      • Wahid Priyono 3:33 pm 4 Juni 2021 Balas

        Wah, thanks kak Onny sudah kasih sarannya. Semoga dibaca ya saran kk oleh pihak BPJS Kesehatan.

    • Wahid Priyono 3:39 pm 4 Juni 2021 Balas

      Setuju kak, menyebarkan informasi tentang program baik pemerintah seperti JKN Mobile ini penting sekali ya kak. Supaya masyarakat lainnya jadi tahu tentang mobile JKN dari BPJS Kesehatan..

      • Nanik Nara 11:28 pm 4 Juni 2021 Balas

        jadi pengen download juga nih, kartuku masih ASKES, belum sempat ngurus ke kantor BPJS. Tapi pas lahiran anak bungsu kemarin masih bisa digunakan

  • Dian 4:01 pm 3 Juni 2021 Balas

    senang sekali membaca ulasan ini
    ini pertanda bpjs semakin berinovasi untuk meningkatkan pelayanannya

    • Maya Fitriani 8:39 pm 3 Juni 2021 Balas

      Terbantu banget ya masyarakat yang tinggal di pelosok dengan adanya Mobile JKN ini, semoga BPJS semakin mengedepankan pelayanan

      • Lia Yuliani 12:37 am 4 Juni 2021 Balas

        Harapannya BPJS menjadi lebih baik pelayanannya terhadap masyarakat. Kalau udah ada mobile JKN, kayanya perlu download biar mempermudah, ya

        • Wahid Priyono 3:27 pm 4 Juni 2021 Balas

          Iya kak, sekarang zaman mobile, jadi bagi peserta JKN-KIS juga kudu wajib instal Mobile JKN di hape, supaya mendapatkan kemudahan akses ke semua faskes dan memperoleh info-info terbaru tentang kesehatan, kemudahan bayar iuran BPJS, dll.

      • Wahid Priyono 3:31 pm 4 Juni 2021 Balas

        Saya dan keluarga besar pun yang tinggal di pelosok desa juga ikut terbantu kak dengan adanya program baik dari Pemerintah melalui JKN-KIS ini. Ayo kita dukung semoga program ini terus berlanjut.

    • Wahid Priyono 3:34 pm 4 Juni 2021 Balas

      Yups kak, digitalisasi BPJS Kesehatan semakin berkembang pesat ya tuk mengcover semua kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang merata.

  • Dyah ummu AuRa 5:38 pm 3 Juni 2021 Balas

    Ini adalah salah satu aplikasi yang tidak pernah tinggal dari Hp suami. Ya walaupun di kantor suami ada asuransi sendiri yang bisa mengklaim biaya berobat. Tetapi sesekali kami juga masih menggunakan BPJS saat berobat, soalnya sayang juga udah tiap bulan dibayar kalau gak digunakan. Hehehe…

    • Wahid Priyono 3:33 pm 4 Juni 2021 Balas

      Wah keren, selalu on the way ya kak Mobile JKN. Keren deh !!

  • Shanty febrianti 8:12 pm 3 Juni 2021 Balas

    Yup.. Nih aku juga sdh download mobile jkn berbagai fitur-fitur pelayanan yg disediakan bpjs kesehatan sehingga sangat praktis

    • Wahid Priyono 3:32 pm 4 Juni 2021 Balas

      Bagus kak kalo sudah download Mobile-JKN di hape kk. Ajak teman atau saudara2 yang lainnya untuk download juga. Semoga bisa bermanfaat.

  • Keke Naima 11:39 pm 3 Juni 2021 Balas

    Masih banyak ya yang perlu ditingkatkan di Indonesia. Salah satunya tentang literasi kesehatan. Untuk berobat aja kadang-kadang masih suka ada yang ogah-ogahan. Apalagi kalau bicara asuransi. Ya semoga aja upaya semua pihak bisa semakin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan.

    • Wahid Priyono 3:29 pm 4 Juni 2021 Balas

      Literasi kesehatan juga penting,termasuk literasi keuangan .. dua-duanya ini penting sebagai bekal perkuatan pola pikir masyarakat untuk terbuka dengan teknologi, dan berbagai pelayanan kesehatan maupun asuransi yang ditawarkan oleh pemerintah.

  • Maria Soemitro 3:51 am 4 Juni 2021 Balas

    keren nih aplikasi Mobile JKN karena bisa mengganti Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
    udah lama fasilitas BPJS kesehatan nggak saya pakai karena jarak rumah sayasekarang jauh dari FKTP
    apalagi pandemi gini, jika gak kepaksa, rasanya enggan pergi kemana mana ^^

    • Wahid Priyono 3:25 pm 4 Juni 2021 Balas

      Adanya aplikasi Mobile JKN ini patut kita dukung ya kak. Karena diaplikasi JKN Mobile ini sudah terintegrasi dengan pelayanan kesehatan, bisa ganti FKTP, bayar BPJS, dll. Keren pokoknya, yuk segera instal mobile JKN di hape kk. Hehe.. 🙂

  • Rhoshandhayani 6:29 am 4 Juni 2021 Balas

    kalau aplikasinya BPJS di hape ini namanya JKN ya
    aku kemarin pakai yang Pandawa, kayak pelayanan customer service via wa.
    makin lama BPJS makin keren ya… yang keren ya pelayanan digitalnya, hehe

    • Wahid Priyono 3:24 pm 4 Juni 2021 Balas

      Pelayanan digital memang penting dalam hal kesehatan. BPJS melalui PANDAWA bisa memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat baik dengan WhatsApp dan sosial media lainnya. Keren mantul nih digitalisasi BPJS makin maju.

  • Retno Kusuma Wardani 7:21 am 4 Juni 2021 Balas

    Alhamdulillah kami sekeluarga juga anggota BPJS, semoga mobile JKN ini dapat menjadi jembatan informasi antara BPJS dengan masyarakat ya, karena kalau baca media sosial banyak banget masyarakat yang bertanya segala sesuatu tentang BPJS ini…

    • Wahid Priyono 3:21 pm 4 Juni 2021 Balas

      Iya betul kak Retno, saya sekeluarga juga peserta JKN-KIS dari BPJS Kesehatan ini. Program baik BPJS ini melalui aplikasi Mobile JKN ini harus kita dukung semoga berjalan dengan semestinya sehingga masyarakat akan mendapatkan dampak positif.

  • Moch. Ferry 8:38 am 4 Juni 2021 Balas

    Pemerintah mengupayakan perlindungan kesehatan bagi warganegara. Jkn membantu keluarga

    • Wahid Priyono 3:19 pm 4 Juni 2021 Balas

      Yups, betul sekali kak Ferry, semoga warganegara semakin banyak yang tercover dengan JKN-KIS supaya biaya berobat semakin terjangkau dan menolong masyarakat menengah ke bawah.

  • Shyntako 11:00 am 4 Juni 2021 Balas

    sekarang mobile JKN semakin disempurnakan yaa mas, semakin mempermudah nih terutama utk daftar antrian online di faskes ya

    • Wahid Priyono 3:16 pm 4 Juni 2021 Balas

      Yups betul sekali kak, semakin gampang, karena Mobile JKN bisa langsung diakses pakai hape (dalam genggaman).

  • Fenni Bungsu 11:31 am 4 Juni 2021 Balas

    Sebagai peserta JKN-KIS daku pernah juga berobat, Alhamdulillah gak ada kesulitan yang penting sesuai prosedur.

    Apalagi udah makin lengkap selain Mobile JKN, ada juga PANDAWA, dan Chika. Jadinya akses layanan kesehatan secara online bisa kita dapatkan kapan saja

    • Wahid Priyono 3:15 pm 4 Juni 2021 Balas

      Yups, betul sekali kak Fenni, semakin gampang yang akses BJPS Kesehatan karena ada aplikasi Mobile JKN yang lengkap dengan si PANDAWA dan CHIKA yang siap menemani semua peserta JKN-KIS.

  • Annie Nugraha 12:01 pm 4 Juni 2021 Balas

    Sebelum sampai pada penggunaan teknologi, informasi dan komunikasi tentang penyelenggaraan berbagai sistem modern, saya berharap pihak eksekutif negara/pemerintahan meningkatkan daya serap masyarakat lewat peningkatan skala pendidikan. Terutama untuk mereka yang minim pendidikan. Masyarakat harus well-educated dulu sebelum menyerap apapun yang menjadi program-program pemerintah kedepannya.

  • deddyhuang.com 2:28 pm 4 Juni 2021 Balas

    semoga kesehatan kita makin dipermudah saat diperlukan dengan BPJS yaa.. dan pelayanan juga lebih baik.

    • Wahid Priyono 3:13 pm 4 Juni 2021 Balas

      Setuju kak, semoga BPJS semakin terus berinovasi dan menjawab semua kebutuhan masyarakat akan akses kesehatan yang merata.

  • Aisyah Dian 4:53 pm 4 Juni 2021 Balas

    Dengan mobile JKN ini semua terasa mudah dalam 1 genggaman ya kak, kebayang dulu harus antri panjang ber jam-jam untuk mengurus nya

    • Wahid Priyono 10:13 pm 8 Juni 2021 Balas

      Iya kak, proses digitalisasi BPJS Kesehatan makin gencar ya kak, terbukti dengan mobile JKN ini, maka tentu masyarakat Indonesia akan semakin cepat dalam akses informasi dari BPJS hanya dalam satu genggaman hape saja. Keren ya BPJS Kesehatan ini? Harus kita dukung program2 kece dari BPJS ini tentunya.

  • Bayu Fitri 5:06 pm 4 Juni 2021 Balas

    Sependek pengalaman saya layanan BPJS sangat membantu, pelayanan cepat dan ramah sih ya ..mungkin karena terus berbenah semoga makin oke ke depannya

    • Wahid Priyono 10:14 pm 8 Juni 2021 Balas

      Iya betul kak Bayu Fitri, BPJS Kesehatan makin kesini memang makin bagus kualitas layanannya. Saya cek juga di sosial media mereka juga aktif menginformasikan layanan mereka, bahkan kalau ada yang bertanya ada tim yang mau membalas keluhan masyarakat. Ini makin bagus BPJS. Semoga bisa dipertahanin kepercayaan masyarakat ini. Aamiin.

  • Shafira-ceritamamah.com 11:24 pm 4 Juni 2021 Balas

    dengan ada aplikasi bpjs jkn ini jadi lebih mudah dalam mendapatkan informasi dan pelayananya ya kak wahid.

  • Lasmicika 5:26 pm 5 Juni 2021 Balas

    Aku masih ada pe er nih buat masukin nama dede bayi ke BPJS. Praktis kalo pakai JKN mobile, tapi nunggu KK yang baru jadi dulu.

    • Wahid Priyono 10:16 pm 8 Juni 2021 Balas

      Yups kak Lasmi, jika ada kendala bisa minta bantuan dari pihak BPJS lewat sosial media mereka. Saya lihat admin sosmednya juga aktif membalas keluhan masyarakat.

  • Fachrur Rozi 11:13 pm 5 Juni 2021 Balas

    Dalam kehidupan sehari” saya sangat menggunakan sangat baik kepada BPJS yang artinya BPJS ini sangat membantu saya saat berobat di puskesmas dan mendapatkan obat gratis..

    • Wahid Priyono 10:18 pm 8 Juni 2021 Balas

      Yups setuju kak, cover BPJS semakin bagus ya kak saat ini. KIta sebagai masyarakat tentu akan dapat dampak positif dari program-program baik BPJS ini. Sukses selalu untuk BPJS dan bisa tetap jaya.

  • viandri 1:48 pm 7 Juni 2021 Balas

    Kayaknya aku belum punnya deh, soalnya lama gak pernah di rumah. Jadi belum pernah pakai. Ternyata bermanfaat banget punya JKN-KIS.

    • Wahid Priyono 10:19 pm 8 Juni 2021 Balas

      JKN-KIS memang sangat bermanfaat terutama buat masyarakat yang menengah ke bawah. Berobat gratis itulah yang diharapkan warga yang kurang mampu. BPJS menjawab ketidakmampuan membayar biaya berobat ternyata ditolong BPJS. Program yang benar2 keren dari BPJS layak untuk dipertahanin nih.

  • Eca Arun 3:03 pm 9 Juni 2021 Balas

    Ini baru banget ya kak aplikasinya? Soalnya dulu perasaan pas zaman aku masih ikut asuransi orang tua, belum bisa pakai aplikasinya. Semakin berkembang dan mempermudah ya untuk akses kesehatan masyarakat.

    • Wahid Priyono 3:58 pm 9 Juni 2021 Balas

      Yups, kak Mobile JKN ini suda tersedia secara online di google playstore dan bisa dicoba.

  • Syahri 11:17 pm 10 Juni 2021 Balas

    BPJS kesehatan sangat membantu masyarakat dari ekonomi rendah dlm berobat. Berobat gratis serta pelayanan yg baik sangat diharapkan oleh mereka

    • Wahid Priyono 7:38 am 11 Juni 2021 Balas

      Yups betul kak Syahri, masyarakat kelas menengah ke bawah tentu merasa terbantu dengan berobat gratis bersama BPJS Kesehatan.

  • nyi Penengah Dewanti 11:25 am 14 Juni 2021 Balas

    Kedua mertuaku juga sering wara wiri rumah sakit Mas dengan BPJS jadi terbantukan alhamdulillah

    • Wahid Priyono 4:25 pm 14 Juni 2021 Balas

      Yups kak, bersyukur alhamdulillah sudah ada BPJS Kesehatan yang mengcover seluruh aspek kesehatan kita ya, berobat juga jadi gratis dengan JKN-KIS. Terima kasih BPJS Kesehatan…

Write a comment