Wahid Priyono

Blogger

Web Designer

Freelancer

Teacher

Writer

Content Creator

Badminton Lovers

Wahid Priyono

Blogger

Web Designer

Freelancer

Teacher

Writer

Content Creator

Badminton Lovers

#BlogPost

Pengertian dan Tujuan Pembelajaran Terpadu (Integrated Approach)

4 Desember 2020 Edukasi
Pengertian dan Tujuan Pembelajaran Terpadu (Integrated Approach)

Istilah pembelajaran terpadu (integrated approach) berasal dari ”integrated teaching dan learning” atau ”integrated curriculum approach”. Konsep ini telah lama dikemukan oleh John Dewey sebagai usaha untuk mengintegrasikan perkembangan dan pertumbuhan siswa dan kemampuan pengetahuannya. Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran yang terkait secara harmonis untuk memberikan pengalaman berlajar yang bermakna pada siswa. Pembelajaran ini merupakan model yang mencoba untuk memadukan beberapa pokok bahasan  (Bean, 1993 dalam Sa’ud, dkk., 2006).

Pembelajaran terpadu tersebut memiliki istilah-istilah yang sama dalam konsep pembelajaran terpadu diantaranya adalah : integrated teaching and learning, integrated curriculum approach, a coherent curiculum approach, holistic approach dan integrative learning serta tematik. Pembelajaran tematik (istilah lain daalam integrated approach) adalah suatu pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa bidang studi untuk memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Siswa akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari itu melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah mereka pahami. Jika dibandingkan dengan pendekatan konvensional, pembelajaran terpadu lebih melibatkan siswa aktif secara mental dan fisik di dalam kegiatan belajar mengajar di kelas dan dalam pembuatan keputusan (Karli dan Hutabarat, 2007).

Hal ini sesuai dengan pendapat saud yang menyatakan bahwa : aktivitas-aktivitas dalam pembelajaran terpadu menawarkan model-model pembelajaran yang menjadikan aktivitas pembelajaran itu relevan dan penuh makna bagi anak, baik aktivitas informal maupun formal, meliputi pembelajaran inkuiri secara aktif sampai dengan penyerapan pengetahuan dan fakta secara pasif dengan memberdayakan pengetahuan dan pengalaman anak untuk membantu anak mengerti dan memahami dunia mereka (Saud, dkk.2006).

Sumber Referensi:

(1). Karli dan Hutabarat. (2007). Implementasi KTSP Dalam Model-Model pembelajaran. Bandung: Generasi Info Media.

(2). Sa’ud. Dkk. (2006). Pembelajaran Terpadu. Bandung: UPI Press.

(3). Sa’ud dan Suherman. (2006). Inovasi Pendidikan. Bandung : UPI Press.

Taggs:
Write a comment