Wahid Priyono

Blogger

Web Designer

Freelancer

Teacher

Writer

Content Creator

Badminton Lovers

Wahid Priyono

Blogger

Web Designer

Freelancer

Teacher

Writer

Content Creator

Badminton Lovers

#BlogPost

Program Dayamaya Berdayakan Masyarakat Daerah 3T

9 Desember 2020 Edukasi
Program Dayamaya Berdayakan Masyarakat Daerah 3T

Bagi teman-teman ada yang belum tahu apa itu program Dayamaya? Jadi, Dayamaya yaitu suatu program dari Keminfo untuk mengembangkan potensi ekonomi digital di daerah Terdepan, Terluar, Terpencil (3T).

Program Dayamaya ini juga bertujuan untuk mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat di daerah 3T yakni para startup e-commerce, pelaku usaha mikro menengah digital untuk lebih aktif, produktif, dan inovatif dalam mengembangkan minat bakat di industri kreatif.

Ada 3 program unggulan dari Dayamaya ini, diantaranya adalah:

  • Cakap (Cakap.com): merupakan platform digital untuk mewadahi masyarakat di daerah 3T tersebut untuk mampu dan berupaya belajar bahasa inggris. Hal ini tentu saja bertujuan untuk membantu masyarakat bisa berkomunikasi dengan baik dan go internasional. Apalagi pelaku usaha dan yang bergerak di bidang pariwisata, tentu saja pengetahuan dan komunikasi berbahasa inggris perlu diasah. Di daerah 3T seperti di Sumba Timur program cakap.com ini telah melibatkan siswa/i SMA sebanyak 250 orang dan pembelajarannya dilakukan secara daring melalui ruang belajar digital (ESL Teacher);
  • Atourin (Atourin.com): Program ini bertujuan untuk membantu mengembangkan sektor pariwisata melalui pelatihan secara daring dari seluruh pemandu wisata se-Indonesia serta tersertifikasi. Dan program in juga pernah dilaksanakan di obyek wisata Natuna. Pada tahun 2019, seperti dilansir dari situs elvinasira.com, disebutkan bahwa terdapat 10 pemandu wisata yang sudah memiliki lisensi, lebih berani melakukan self branding, dan mulai memanfaatkan media sosial untuk melakukan promosi;
  • Jahitinacademy (Jahitin.com): Program ini bertujuan untuk melakukan pelatihan kepada para penjahit di kampung-kampung dengan memanfaatkan kain arca bekas, sisa bekas-bekas limbah kain tenun. Progres dari program ini yaitu mampu mengajak masyarakat untuk terus berinovasi dan berkarya melalui jahit-menjahit dan produknya bisa dijual di pasaran. Program ini sudah terlaksana di daerah Sumba dan potensi mereka telah mampu mengakses pasar dan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan setempat.

Itulah program Dayamaya dari Keminfo yang sangat luar biasa. Tentu saja, melalui program unggulan ini dapat memfasilitasi, serta memberikan semangat bagi para warga masyarakat di daerah 3T untuk terus tumbuh dan berkembang.

Taggs:
Write a comment